ISTRI: BEBAN ATAU ASET?

image: talkatease.wordpress.com

image: talkatease.wordpress.com

ISTRI: BEBAN ATAU ASET? Baru-baru ini International Accounting Standard Board (IASB) menerbitkan sebuah standar untuk laporan keuangan keluarga. Standar ini menganut “principle-based”. Akuntan diberi kebebasan untuk melakukan penilaian terhadap keberadaan seorang istri. Prinsipnya adalah, jika setelah beristri pendapatan seorang laki-laki berkurang, maka si “istri” dinilai sebagai “Beban”. Tetapi jika setelah beristri pendapatan seorang laki-laki bertambah, maka istri diperlakukan sebagai “Aset”. Tapi Aset inipun ada klasifikasinya lagi. Kalau si istri suka keluyuran, maka dinilai sebagai “Aset Lancar”. Kalau di rumah aja, maka dikategorikan sebagai “Aset Tetap”. Tapi jika seorang istri tidak jelas fungsinya apa, maka standar ini menyarankan agar sang istri dicatat sebagai “Persediaan tersedia untuk dijual”. [SM]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s