DOSA AKADEMISI

image: lib.udel.edu
image: lib.udel.edu

Dosa Akademisi. Akademisi kita, termasuk saya, setiap hari dengan bangga menenteng buku-buku tebal dihadapan mahasiswa. Tapi tak satupun dari buku itu ditulis olehnya sendiri. Mereka ini sudah doktor, bahkan profesor. Dan pekerjaan menenteng-nenteng buku orang akan terus dilakukannya sampai pensiun. Dosa seperti ini sulit untuk diampuni, walau 1000 Lailatul Qadar ia jumpai.

– Said Muniruddin –