MAZHAB IQRA’

image: “Iqrak” (pinterest.com)

MAZHAB IQRA’
Oleh Said Muniruddin | Rector | The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Dalam Alquran dan Hadist, Allah dan Rasul tidak menghukumi hambanya menurut jenis warna kitab yang ada. Allah dan Rasul menyuruh kita “Iqra” semua yang ada dalam berbagai lembar bacaan, yang terlukis di alam, dan yang tersembunyi dalam diri kita.

Agama itu membaca. Bacalah semua jenis kitab tertulis. Apakah itu kitab kuning, kitab hijau, kitab merah, dan kitab-kitab dalam ‘warna’ lainnya. Bacalah semua kitab tersurat dengan “lisan”, apakah itu ditulis dengan huruf arab, ataupun huruf-huruf lainnya. Juga bacalah ayat-ayat yang tersirat dalam kitab alam semesta dengan “akal pikiran”, sehingga lahir sains dan teknologi. Membaca yang “tersurat” itu bagus, seperti yang umumnya ulama tradisional lakukan. Membaca yang “tersirat”, seperti yang ulama kampus lakukan, juga tak kalah bagusnya.

Terakhir, dan tak kalah pentingnya adalah, membaca ayat-ayat anfusi. Yaitu genetik Tuhan (Wahyu) yang telah terinstall dalam kitab jiwa. Agar kita bisa mengenal dan kembali kepada-Nya.

Itulah mazhab agama yang baik, mazhab yang Iqra’ segala yang ada, mazhab yang melahirkan kemajuan bagi manusia.

Allahumma shalli’ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****