30 HARI UNTUK MEMBAKAR “SECUIL” DOSA

image: writing.wikinut.com
image: writing.wikinut.com

30 HARI UNTUK MEMBAKAR “SECUIL” DOSA
Oleh Said Muniruddin

Adalah Adam as, yang pertama berpuasa 30 hari. Itu ia lakukan untuk menghilangkan “secuil” khuldi yang terlanjur ia konsumsi akibat lupa peringatan Tuhannya. Bayangkan, hanya “secuil” makanan haram yang masuk ke perutnya, tetapi ia harus segera ‘membakar’-nya selama 30 hari. Bahkan diriwayatkan, Adam disyari’atkan hanya sekali sahur dan baru boleh berbuka setelah 30 hari (HR. Imam Hasan bin Ali bin Abi Thalib, dalam M.J. Amuli, “Rahasia-Rahasia Ibadah”). 

Begitulah ketatnya perintah Tuhan untuk mensucikan diri dari “secuil” benda haram agar tidak menjadi darah dagingnya.

Lalu bayangkan kita; berapa banyak uang, harta dan makanan haram telah masuk ke perut kita, setiap hari pula. Seumur hidup pun kita berpuasa tentu tak cukup waktu untuk ‘membakar’ habis itu semua. Bukan cuma telah menjadi darah daging, asupan-asupan haram itu sudah menjadi tulang belulang kita. Tubuh kita telah menjelma menjadi struktur dosa. Tidak lagi dengan puasa, mungkin hanya api neraka yang mampu menghilangkan semua dosa korupsi kita.*****