“Keislaman Fir’aun.” Dengan jelas Al-Quran merekam prosesi syahadat dan islamnya seorang Fira’un. Menjelang ajalnya di Laut Merah dia berkata: “Qaala aamantu annahuu laa ilaha illalladzii aamanat bihi banuu israaiila wa ana minal muslimiin” (saya percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang berserah diri -QS.Yunus: 90). Diterimakah keislaman orang-orang yang mampu bersyahadat menjelang ajal, sementara hidupnya dipenuhi kedurhakaan?