DEFINISI SHOLAT DAN PUASA

DEFINISI SHOLAT DAN PUASA
Oleh Said Muniruddin

Bismillahirrahmanirrahiem.

Apa itu “sholat”? Sholat adalah sesuatu yang setelah kau kerjakan, maka bisa membuatmu “tercegah dari berbuat keji dan munkar” (QS.alAnkabut -29:45). Jika rukuk dan sujud yang selama ini kita lakukan tidak mampu membuat kita menjadi demikian, lalu apa juga nama pekerjaan yang kita lakukan 5 kali sehari sebanyak 17 rakaat itu? Itu bukan sholat, melainkan “gerakan mematuk-matuk seperti burung gagak” (Hadist).

Apa itu “puasa?” Puasa adalah sesuatu yang setelah kau kerjakan, maka bisa membuatmu “bertaqwa” (QS.alBaqarah -2:183). Jika puasa yang sebulan penuh kita lakukan tidak mampu membuat kita menjadi demikian, lalu apa juga namanya kegiatan tidak makan dan tidak minum yang kita lakukan dari terbit fajar sampai masuk waktu malam? Itu bukan puasa, melainkan “mogok makan.”

Kesimpulan. Inilah kesempurnaan jenjang dalam beragama. Beragama bukan sebuah aktifitas sekedar percaya dan punya pengetahuan tentang Tuhan (ber-IMAN). Tetapi kepercayaan itu harus dipraktikkan dalam bentuk ibadah dan penyembahan kepadanya melalui i.e., sholat dan puasa (syari’ah ISLAM). Tetapi sholat dan puasa inipun menjadi sebatas perbuatan sia-sia, ketika ia tidak mampu membuat kita menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya (IHSAN, atau taqwa).  Itulah makna iman-islam-ihsan.

Allahumma shalli’ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****