TIDURNYA ORANG ALIM DAN SHOLATNYA ORANG BODOH

image: Masjid Baiturrahmah, Kp.Keuramat Banda Aceh

Tidurnya Orang Alim dan Sholatnya Orang Bodoh
Oleh Said Muniruddin

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Siang ini, rasa ingin berbaring dalam masjid tinggi sekali. Meskipun ada peringatan “Dilarang Tidur di dalam Masjid”, namun ada ayat yang mendukung saya:

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“(Ulul Albab adalah) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Aali Imran: 191).

Inilah referen ayat yang kemudian Nabi SAAW menjelaskan, “Tidurnya orang-orang berilmu lebih tinggi nilainya daripada shalatnya orang-orang bodoh.” Sebab, dalam berbaring dan tidurpun seorang yang berilmu masih berfikir tentang kekuasaan Tuhan. Ini yang membuat mereka semakin dekat dengan Tuhan.

Sementara orang awam, meskipun sholat siang malam, ia tidak mengerti kemana arahnya itu. Bahkan ibadah tersebut tidak membuat mereka lebih berakhlak dari sebelumnya. Banyak orang yang sholat tapi perilakunya tetap jahat.

Makanya setan lebih takut kepada orang alim yang sedang tidur, daripada orang awam yang sedang sholat. Ini yang dilihat Nabi ketika suatu waktu memergoki setan sedang mengganggu orang yang sedang sholat. Padahal tidak jauh dari situ ada orang yang sedang tidur. Setan mengaku takut mengganggu si cendikiawan yang sedang tidur.

Namun diakhir tulisan ini perlu sedikit saya klarifikasi. Saya tidur bukan karena saya Ulul Albab atau setan takut sama saya. Saya tidur murni karena tidak sanggup berfikir apa-apa lagi, alias ngantuk sekali. Mungkin ini kenapa larangan tidur dalam mesjid dibuat, karena ada orang bodoh seperti saya yang tidur di masjid. Kalau untuk orang pinter pasti diberi izin.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s