BERANI BERSUMPAH

image: “Soempah Pemoeda” 28/10/1928

Berani Bersumpah
Oleh Said Muniruddin

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Hidup yang benar senantiasa diawali dengan “sumpah.” Ketika akan diberi kehidupan, Allah bertanya: “Apakah Aku ini Tuhanmu?”. Kita menjawab, “Benar, kami bersaksi bahwa Engkau Tuhan kami” (QS. Al-‘araf 172).

Pun saat berislam, bersumpah dulu. Bahwa “Tidak ada Tuhan selain Allah.” Ini semua kalimat kesaksian dalam level sumpah. Tidak main-main.

Berorganisasi juga banyak yang begitu. Ada bai’at atau sumpahnya. Jadi pegawai pun begitu. Sebelum bekerja disumpah dulu. Semua profesi yang punya nilai tinggi ada sumpahnya.

Maka hebat sekali ketika para pemuda berkumpul untuk bersumpah membangun negeri ini. Ikrar untuk kesatuan “tanah air, bangsa dan bahasa” pada 28 Oktober 1928 itu sesuatu yang luar biasa. Iktiqad yang baik ini menjadi spirit bagi kemerdekaan dan terbentuknya entitas Indonesia.

***

Jadi sekali lagi, tidak hanya secara sosial kita butuh “sumpah” (ikatan/kontrak) untuk membangun, untuk pertumbuhan personal juga begitu. Maka susunlah sumpah-sumpah yang baik bagi kemajuan diri anda. Dengan adanya perubahan yang baik pada diri kita tentu nantinya akan berdampak positif bagi orang lain.

Misalnya, untuk jangka pendek, jawablah pertanyaan ini: “Apa tiga sumpah yang setahun kedepan harus anda penuhi?”. Sumpah yang ingin dicapai tidak mesti tiga. Bisa satu, dua dan sebagainya. Kalau terlalu banyak pun tidak reasonable. Apalagi untuk waktu yang singkat.

Ada berbagai pengertian “sumpah.” Sumpah yang kami maksud disini adalah sebuah komitmen lahir batin untuk mewujudkan hal-hal penting bagi diri dan masyarakat anda. Dalam hal ini, Allah tetap menjadi sumber motivasi (“demi Allah”). Tanpa sumpah yang berdimensi ilahiyah, semua harapan menjadi tak bertenaga. Bahkan tak bernilai ibadah.

Sumpah (resolusi hidup) yang harus anda miliki dalam jangka pendek dapat berupa apapun. Bisa sebuah tekad yang bersifat personal, sosial, spiritual, finansial, edukasional, dan sebagainya. Contohnya begini.

Bagi anda yang sudah berusia matang, mungkin berupa keputusan untuk segera menikah. Yang sedang tumbuh rasa spiritualitas, mungkin janji untuk melazimkan zikir dan mendisiplinkan shalat. Yang masih berpendidikan rendah, mungkin kebulatan niat untuk mengambil S2 atau S3 dalam setahun ini. Yang ingin mandiri, mungkin inisiatif untuk memulai sebuah usaha pribadi. Dan sebagainya.

Cita-cita boleh jadi sebuah visi jangka panjang. Tetapi, tanpa tindakan operasional dalam jangka segera, maka cita-cita tetap menjadi sebuah bintang yang tak terjangkau di langit sana.

Yang paling sulit dari sesuatu adalah memulainya. Mungkin karena tak pernah dimulai itulah sebuah cita-cita terus menjadi hayalan. Ibarat seseorang yang berharap bisa segera memproduksi skripsi, disertasi, buku dan sebagainya. Tapi tak satu kalimat pun ia goreskan setiap harinya.

Maka penting untuk berani “bersumpah.” Untuk segera melakukan sebuah kegiatan, tindakan atau aksi yang bisa memperbaiki nasib diri dan masyarakat anda. Sebab, tak peduli berapapun usia anda, sumpah adalah sesuatu yang membuat anda terus menjadi muda (enerjik). Sumpah adalah cita-cita yang hidup.

Maka bagi kita para pemuda Indonesia, khususnya yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), tidak cukup hanya hidup dalam memori sumpah organisasional yang sudah berusia 90 tahun itu. Kita harus terus menerus membangun sumpah baru (komitmen-komitmen personal) untuk memperbaiki diri dan bangsa ini.

Sebab, koreksi kalau saya salah,  pragmatisme kepemudaan hari ini terjadi karena kita semua gagal bersumpah untuk memperbaiki diri.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s