MENYEMBAH BERHALA

image: quora.com

Menyembah Berhala
Oleh Said Muniruddin

JANGANLAH kalian menyembah berhala. Tahukah kalian apa itu berhala? Yaitu sesuatu yang saat engkau berbicara, ia tidak pernah menjawabnya. Pernahkah Allah menjawab saat engkau berkomunikasi dengan-Nya? Jika tidak, jangan-jangan yang kau sembah dalam shalatmu itu adalah berhala. Bukankah engkau percaya Tuhanmu itu Maha Hidup, Maha Mendengar lagi Maha Berkata-kata. Lalu mengapa Dia diam seribu bahasa? Jangan-jangan yang kau sembah itu bukan Tuhan. Melainkan berhala, kawan.

Aku tidak berharap orang-orang dungu ditengah kalian akan kembali menganiaya Ibrahim hanya gara-gara ia meluruskan keyakinan dan menebas sesembahan kalian.
___________________
مَا هَٰذِهِ التَّمَاثِيلُ الَّتِي أَنْتُمْ لَهَا عَاكِفُونَ
“… Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadah kepadanya?” (QS. Al-Anbiya’: 52).

Advertisements

1 Comment

  1. sayyid

    Assalamualaikum wr.wb,

    Berhala itu bukan dalam bentuk patung saja tetapi beraneka ragam sehingga dapat menyekutukan Allah S.W.T

    Allah S.W.T sudah jelas berfirman :

    Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu menyekutukan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku’ dan sujud. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir. (QS Al Hajj: 26 – 28)

    apakah pantas Allah S.W.T memberikan batu(hajar aswad) kepada nabi ibrahim dan ismail sedangkan itu adalah suatu kesyirikan?

    Apakah pantas rasulAllah Muhammad s.a.w meletakkan batu hajar aswad dekat kabah kononnya batu pemberian Allah kepada nabi ibrahim dan ismail?

    Oleh sebab itulah mengapa rasulAllah mengajar kita agar mengenal Allah, jika Allah S.W.T menciptakan manusia yg memiliki perasaan, apakah Allah tidak memiliki perasaan bukan Dia maha pengasih dan penyayang?bukankah itu perasaan?

    Bukankah sudah jelas surat Al ikhlas?
    Hanya mereka yg mencintai Allah tidak dapat disesatkan karena ada firman yg berbunyi:

    Katakanlah (wahai Muhammad): “Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 3:31)

    Ayat ini tidak sebaliknya, apabila terjadi sebaliknya maka terjadilah hal-hal demikian.

    muslim telah banyak disesatkan oleh kaum yg bersekutu.

    siapa bilang dajjal tidak dapat menguasai kabah?
    pikirkanlah sejenak.

    wassalamualaikum wr.wb,

    ustadz sayyid habib yahya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s