PESAN-PESAN SPIRITUAL PADA MILAD HMI

image: Gampong Gayo Coffee, Limpok, Banda Aceh (5 Februari 2019)

Pesan-Pesan Spiritual pada Milad HMI
Oleh Said Muniruddin | Presidium MW KAHMI Aceh (Penulis Buku Bintang ‘Arasy)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Merujuk pada angka kelahiran 5-2-1947 dan usia HMI yang ke 72, kami ingin menyampaikan tiga pesan:

1. Tingkatkan Tolong Menolong dalam Kebaikan, Bukan dalam Dosa dan Kejahatan (QS. 5:2)

Peradaban harus dibangun dengan kekuatan komunal (kesatuan), ideologi serta cara-cara yang benar. Bukan dengan membentuk kelompok partisan guna saling hina dan menyebar kebohongan (hoaks). Bukan pula dengan dengan menguasai mimbar-mimbar agama lalu memprovokasi masa guna menghina negara (radikalisme). Hakikat HMI adalah sinergi dan networking dalam “amar makruf dan nahi mungkar”. Puncaknya adalah “takwa” (punya rasa takut kepada Allah). Jika lemah silaturahmi dalam mengadvokasi kebaikan serta berlaku jahat kepada sesama, akan turun azab pedih dari Allah ta’ala (berupa degradasi sosial dan ekonomi bangsa):

… وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya” (QS. 5:2).

2. Perbanyak Taubat (QS. 19:47)

Dalam gerak individu dan keorganisasian, tidak bisa dipungkiri, banyak sekali noda yang melekat pada diri kita. Apalagi dunia politik dan intelektual kita yang penuh intrik dan keakuan. Maka usaha mensucikan jiwa harus terus ada. Allah Maha Pengampun. Bertaubatlah. Up-grade spiritualitas. Carilah wasilah, para wali, mursyid, master, guru atau orang-orang yang dekat dengan Allah dan Allah pun berlaku baik kepada mereka (makbul). Ambil mereka sebagai sahabat atau guru yang ikut mendoakan dan meminta keampunan selama penapakan ruhani. Semua gerak aktivisme kita pada hakikatnya adalah perjalanan jiwa menuju Allah. Semoga kita selamat:

قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَ ۖ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي ۖ إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا

“Berkata Ibrahim: “Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku” (QS. 19:47).

3. Teruslah Berdakwah untuk Menyampaikan Kebenaran, Jangan Pernah Lelah (QS. 7:2)

Khittah HMI untuk meneruskan Nabi; bukan melanjutkan Marx, Soekarno, Soeharto atau lainnya. Maka bersyukurlah, kepada kita diwariskan Alquran sebagai acuan nilai-nilai dalam perjuangan. Pegang baik-baik. Jangan susah. Jangan malas. Jangan ragu. Jalankan secara ikhlas. Rintis gerakan dan pilih berbagai jalur ubudiyah (pengabdian). Gunakan kekuatan iradah untuk mengingatkan orang-orang agar mereka memperoleh pelajaran tentang kehidupan yang lebih baik; kehidupan keislaman dan keindonesiaan yang penuh berkah (adil makmur):

كِتَابٌ أُنْزِلَ إِلَيْكَ فَلَا يَكُنْ فِي صَدْرِكَ حَرَجٌ مِنْهُ لِتُنْذِرَ بِهِ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu, dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman” (QS.7:2).

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.

Billahi taufik wal hidayah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s