EKONOMI MAKRIFAH

image: mulimdaily.net

EKONOMI MAKRIFAH. “Ekonomi syariah itu ekonominya para pedagang. Ekonomi yang merasa bahwa dirinya adalah pemilik dari sebuah sumberdaya. Dasarnya hitung-hitungan. Kalau sudah cukup hitungan, baru ada haknya Tuhan. Pedagang memang begitu, persis orang shalat yang tujuannya cari syurga, maunya laba saja. Dan ini berbeda dengan ekonomi makrifah, ekonominya orang-orang yang bersyukur. Pada ekonomi makrifah, yang benar-benar eksis secara mandiri hanya Allah. Tak ada lagi kepemilikan pribadi. Apalagi hitung-hitungan. Semua diserahkan kepada Tuhan. Ekonomi kita belum sampai ke tingkat makrifah. Sebab, untuk sampai kesana, para akademisi dan pelaku ekonominya harus sudah lebur (fana) dan kekal (baqa) bersama Allah. Tak ada lagi yang terlihat, selain Dia.” – Said Muniruddin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s