MAQAMAT KIBLAT

image: flaticon.com

Maqamat Kiblat
Oleh Said Idris Athari Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Arah sujud menunjukkan kualitas anda. Masih sujud ke tembok Kakbah? That is fine: secara syar’i kamu manusia. Sudah mulai ikut sujud ke batin Adam? Well, secara hakiki kamu udah naik grade jadi malaikat: “Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada sosok-sosok yang telah kuberi ilmu-ilmu khusus disetiap zaman, sebutlah namanya Adam” (QS. Al-Baqarah: 34).

Kiblat itu bertingkat. Mengup-grade kiblat dari tingkatan lahiriah ke tingkatan ruhaniah butuh kesiapan mental: “Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah” (QS. Al-Baqarah: 143).

Tetapi begitulah perjalanan spiritual yang harus kita tempuh, untuk menghilangkan segala bentuk sekutu, sehingga totalitas kemanusiaan kita murni berkiblat ke Wajah-Nya: “Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan” (QS. Al-An’am: 79).

Mau tau ilmu cara meng-upgrade (ingat: bukan merubah) arah kiblat?

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****
___________________
powered by PEMUDA SUFI:
Bahagia, Kaya dan Terpelajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s