GURU SEJATI BERKATA: “AKU ADALAH ALLAH”

image: student and teacher, “transfer of spirit”

Guru Sejati Berkata: “Aku adalah Allah”
Oleh Said Idris Athari Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

ALAM NASUT. Ada orang yang mengajarimu secara saintifik dan rasional: “ini bintang, ini bulan, ini matahari” (QS. Al-An’am: 74-78). Di kampus saban semester akan engkau temukan orang-orang seperti itu. Profesor gelar akademisnya. Yang dikaji adalah alam fisik dan sosial dari kebendaan, hayawan dan nabati. Sebenarnya apa yang anda cari, materi?

ALAM JABARUT. Lalu ada orang yang memperlihatkan kepadamu: “ini iblis, ini setan, ini hantu”. Di alam dhulumat bisa dijumpai wujud-wujud seperti itu. Banyak program mistik di televisi yang menghibur anda dibidang ini (Dunia Lain, Ekspedisi Alam Gaib, Pemburu Hantu, dsb). Paranormal, mentalis atau cenayang; begitu mereka menyebut orang-orang “pintar” ini. Di kampung-kampung, dukun namanya. Sebenarnya apa yang anda kejar dalam hidup ini, jin?

ALAM MALAKUT. Ada orang yang kemudian memberitau engkau: “ini malaikat”. Sedikit dari manusia yang benar-benar pintar dan mampu membawa masyarakat ke alam “nur”. Sebenarnya, ini pekerjaan para nabi. Membawa manusia dari gelap kepada cahaya. Untuk itu bergurulah kita dengan para warisnya, wali-wali yang mursyida. Agar petunjuk, malaikat dan ruh nyata adanya. Tapi lagi-lagi, sebenarnya apa yang ingin anda jumpai, malaikat?

ALAM RABBANI. Sebaik-baik guru adalah dia yang membawamu mikraj. Lalu memperkenalkan: “ini engkau, ini Allah”. Bahkan sebaik-baik guru, sejatinya adalah Dia yang mengatakan: “Sesungguhnya Akulah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku, dan dirikan shalat untuk mengingat-Ku” (QS. Thaha: 14):

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Guru sejati adalah Allah, yang telah memperkenalkan dirinya kepadamu, lalu kau sembah dan ingat Dia dalam shalat dan keseharianmu. Tuhankan hanya Dia: “Sesungguhnya Aku inilah Rabb -Guru, Pendidik, Pemeliharamu..” (QS. Thaha: 12). Inilah puncak tujuan, menemukan Guru. Tanpa Guru yang ini, pasti setan guru kita.

Sudah kau temukan Sang Guru, Dzat Maksum yang berkata begitu kepadamu? Kalau belum, bek le that peugah haba. Dzikir terus. Belajar lebih mendalam. Suluk lagi.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****
___________________
powered by PEMUDA SUFI:
Bahagia, Kaya dan Terpelajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s