SETELAH CORONA, KORUPSI

image: republika.co.id

Setelah Corona, Korupsi
Oleh Said Muniruddin | Rector | The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Suatu ketika kami duduk dengan seorang ‘arif. Waktu itu Corona baru terlacak hadir ke Indonesia. Baru menginfeksi satu dua orang saja. Secara nasional sama sekali belum ada pikiran tentang lockdown, social distancing, realokasi anggaran, dan tanggap darurat sejenis lainnya. Semua masih menyimak apa yang sedang terjadi. Bahkan menteri dan presiden pun masih senyum-senyum, seperti tidak terjadi apa-apa.

Tapi sang Sufimuda ini tiba-tiba seperti melihat jauh ke depan. Lalu berkata, “Yang paling kacau setelah wabah ini adalah, korupsi”.

Kita berharap itu tidak terjadi. Tapi perilaku menimbun barang, menaikkan harga barang, sampai kepada mengolah anggaran; sudah menjadi ‘piasan’ yang mengiringi bencana. Sekali lagi, kita berharap ini tidak terjadi.

Allahumma shalli’ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****
___________________
powered by PEMUDA SUFI:
Bahagia, Kaya dan Terpelajar.

One thought on “SETELAH CORONA, KORUPSI

  1. Pingback: “HILANG RASA”; PANDEMI AGAMA DAN CORONA | Said Muniruddin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s