“Jurnal Tasawuf Akhir Zaman” | PEMUDA SUFI | Artikel No.49 | Juli 2021


TAWAJUH YANG GAGAL
Oleh Said Muniruddin

MALAM ini badan agak berat. Setelah seharian menelaah layar PC. Disambung agenda malam, membawa anak jalan-jalan. Kupercayakan saja hidupku kepada Redmi Note 8. Alarm sudah ter-set untuk jam 4 pagi. Karena menjelang subuh ada agenda “mikraj”. Perjalanan tawajuh ke langit ke tujuh. Tepat jam 23 WIB, tidurlah aku.

Pulas. Seperti biasa. Satu dua mimpi selalu ada. Kadang-kadang mimpi yang ada realitas untuk masa depan. Kadang-kadang hanya bunga tidur. Malam ini, mimpinya ngawur. Mungkin karena kekenyangan sebelum tidur. Kena menu Korea, di food court samping Pendopo pak Nova.

Pada satu waktu di malam itu, aku terbangun. Ada perasaan sangat kuat, ini sudah jam 4. Mata masih terpejam. Ingin bangun, tapi lupa dimana posisi Hp. Untuk memeriksa sudah jam berapa. Akhirnya, lagi-lagi, kupercayakan saya kepada Xiomi buatan Cina. Toh sudah kuatur. Pasti ia akan menjerit-jerit di jam 4 menjelang pagi.

Pulas lagi.

Tiba-tiba, “Teng, teng, teng, teng, teng…….., teng.. teng!”. Kenong Dayah berbunyi. Dari Hp.

Alhamdulillah. Kubuka mata. Kuraba gadget. Kulihat jam.

“ASTAGHFIRULLAH”, Jam 5.15 WIB. Ini alarm reguler. Alarm urgent untuk jam 4 pagi ini kok tak berbunyi. Atau setan di telinga aku yang sudah besar kali. Sialan!

Perjalanan terbang dari Kajhu ke langit, plus cuci muka dan salin baju, butuh waktu setengah jam. Mati aku!

Selebihnya, hanya Tuhan yang tau.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****

💥 powered by SUFIMUDA
___________________
SAID MUNIRUDDIN
The Zawiyah for Spiritual Leadership
YouTube: https://www.youtube.com/c/SaidMuniruddin
Web: saidmuniruddin.com
fb: http://www.facebook.com/saidmuniruddin/
Twitter & IG: @saidmuniruddin