76 TAHUN, SEMBUH ATAU MATI?

76 Tahun, Sembuh atau Mati?
Oleh Said Muniruddin | Rector | The Zawiyah for Spiritual Leadership

76 tahun kemudian,
Kita disuruh tutup mulut
Dikurung
Diisolasi
Dijaga
Divaksin
Dirazia

Merdeka!

Hari ini kukibarkan bendera pusaka
Merah pertanda gelisah
Zonaku makin parah
Putih pertanda kafan
Kematian yang menjulang

Hari ini kuhormati sangsaka
Bukan dengan Indonesia Raya
Melainkan dengan doa:

Allahummadfa’ ‘annal ghala’
Walbala’
Walwaba’
Walfakhsya’
Walmunkar

Ya Allah,
Jauhkan negeri ini
Dari malapetaka
Dari bala
Dari wabah
Dari kekejian penghuni istana
Dari kemungkaran Senayan Jakarta
Dari diriku yang penuh aib dosa

Hari ini,
Kepada-MU Tuhan kami bertanya:
76 tahun Indonesia merdeka
“Sembuh, atau mati?”
___________________
Selasa, 17 Agustus 2021

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s