PERBAIKI JIWAMU, SURGA MENANTIMU
Oleh Said Muniruddin

Liburan ke Bali. Bahagia. Pulangnya susah lagi.

Tidur di hotel bintang lima. Bahagia. Setelah check out stres lagi.

Makan minum enak. Bahagia. Setelah itu pening lagi.

Naik haji dan umrah. Bahagia. Pulangnya kusut lagi.

Ngopi bareng teman. Bahagia. Sampai di rumah kusam lagi.

Solat jamaah. Bahagia. Keluar masjid resah lagi.

Nikah. Bahagia. Kemudian rusuh lagi.

Punya anak. Bahagia. Setelah itu emosi lagi.

Punya banyak uang. Bahagia. Setelah itu tensi naik lagi.

Dapat promosi jabatan. Bahagia. Setelah itu was-was lagi.

Jadi artis terkenal. Bahagia. Setelah itu minum pil tidur lagi.

Jadi tokoh terkenal. Bahagia. Setelah itu mencak-mencak gara-gara di bully.

Punya istri cantik. Bahagia. Setelah itu risau lagi.

Punya rumah mewah. Bahagia. Setelah itu galau lagi.

Menolong orang. Bahagia. Setelah itu bingung lagi.

Menipu orang. Bahagia. Setelah itu gundah lagi.

Hidup ini ya begitu-begitu aja. Bahagia, susah. Susah, bahagia. Itulah dunia, alam antara. Dibalik bahagia, ada susah. Dibalik susah, ada bahagia.

Kalau bahagia terus, berarti kau sudah ada di dimensi surga. Kalau susah terus, berarti kau sedang di dimensi neraka.

Hidup ini hanyalah dimensi. Yang terus kita ciptakan dan rasakan sendiri. Neraka itu mewah; ada buah, makanan dan minumannya juga, tapi membawa derita. Surga juga seperti itu. Tapi membawa bahagia. Jiwamu yang memutuskan, engkau ingin berada dimana.

Perbaiki jiwamu, surga menantimu.
_________________
saidmuniruddin.com