THE FIRE OF QURAN
Oleh Said Muniruddin

Ya Allah,
Di dataran tinggi Gayo ini,
Mulai malam ini,
Al-Quran Mu akan dibuka,
Selama 7 hari,
Tanpa Jeda.

Untuk dilantunkan tilawah oleh qari dan qariahnya, dihafal juz demi juz oleh oleh hafidz dan hafidzahnya, digali arti oleh mufassir dan mufassirahnya, dicerdasi kandungan oleh tim fahmilnya, didakwahi isi oleh tim syarhilnya, ditulis secara ilmiah oleh pemakalahnya, dan digores secara indah ayat demi ayat oleh kaligrafernya.

Ya Allah, di dataran tinggi Aceh ini, “Api Quranmu” kembali kami nyalakan. Agar kehangatannya mengalir dalam darah setiap jiwa yang cinta keindahan.

Ya Allah, di dataran tinggi Negeri di Atas Awan, Api Kalam Sucimu, kembali kami kobarkan. Agar keberkatannya, terhembus dalam nafas setiap diri yang mencari kebenaran.

Ya Allah, di Lapangan Sengeda ini, Api Kitab Teragung Mu, kembali kami sebarkan. Agar makrifatnya memenuhi perilaku setiap jiwa yang rindu keampunan.

Wahai kalian yang hadir disini! Ya, Kalian yang hadir malam ini dari berbagai penjuru negeri; tidakkah kalian mengingat, bagaimana Musa mengembara mencari Api. Lalu ia mendapat petunjuk Tuhannya disana, yang dengan itu ia menerangi keluarga dan kaumnya.

وَهَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ مُوْسٰى ۘ اِذْ رَاٰ نَارًا فَقَالَ لِاَهْلِهِ امْكُثُوْٓا اِنِّيْٓ اٰنَسْتُ نَارًا لَّعَلِّيْٓ اٰتِيْكُمْ مِّنْهَا بِقَبَسٍ اَوْ اَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?Ketika dia melihat api, lalu berkata kepada keluarganya, “Tinggallah (di sini)! Sesungguhnya aku melihat api. Mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala api kepadamu atau mendapat petunjuk di tempat api itu” (QS. Thāhā [20]: 9-10).

Shollu ‘alan Nabi wa Aalih!


Lapanga Sengeda, Bener Meriah: 18 Juni 2022