REKTOR THE SUFICADEMIC AJAK WARGA DUNIA DOAKAN KEHANCURAN ZIONISME

BANDA ACEH. Said Muniruddin, Rektor The Suficademic, ajak warga dunia doakan kehancuran zionisme. Terlepas apapun agama dan keyakinan mereka, masing-masing diajak untuk menyerukan kehancuran terhadap berbagai ide dan perilaku fasis yang berwujud negara.

Israel adalah negara fasis terakhir yang masih tersisa di muka bumi. Negara ini masih dipaksa untuk berdiri dengan mengeksploitasi religiusitas Judaisme. Banyak kaum Yahudi tidak setuju atas tindakan zionisme. Namun, nafsu segelintir manusia, membawa nama “Yaqub” (Israel) untuk melegalisasi berbagai teror, pembunuhan, pencaplokan, pengusiran dan perampasan hak-hak warga Palestina.

Wujud kejahatan terburuk ini, sudah dilakukan selama 75 tahun terakhir. Diamnya aktifis kemanusian atas perilaku imperialisme Israel juga menjadi sebuah bentuk kebodohan manusia moderen. Dunia tidak boleh lagi menutup mata. Segala kepalsuan dan kemunafikan humanisme yang dibangun oleh zionisme dan para supporternya harus segera diakhiri.

Berdirinya negara Israel pada tahun 1948 tidak terlepas dari dukungan beberapa eks negara “imperialis” terhadap ide-ide genosida yang dipraktikkan kaum zionis. Inggris, Amerika, Australia, Perancis dan Kanada merupakan pendukung utamanya. Empat negara maju ini memang dikenal dengan karakter dan sejarah pemusnahan masal terhadap warga lokal, saat mencaplok tanah dan mendirikan negara baru di wilayah jajahannya.

Karena itulah, mereka tidak pernah keberatan dengan tindak pengusiran dan pembersihan etnik yang dilakukan zionisme terhadap warga Palestina. Media-media besar dunia yang ada dibawah kendali mereka, digunakan untuk menutupi, bahkan untuk membalikkan fakta. Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi, terkait ini secara tegas mengatakan, “Pendudukan Israel atas Palestina harus dihentikan” (10/10/2023).

Bangkitnya resistensi para pejuang Palestina terhadap Israel menunjukkan bahwa kemanusiaan masih hidup. Semangat untuk mengalahkan para penjajah akan terus menyala. Pada akhirnya, seluruh mata dunia, cepat atau lambat akan melihat bagaimana kelompok tertindas akan membasmi habis para penindas.

Dalam terminologi agama, sebagai pernah dikatakan Khomeini, Israel dan negara-negara pendukungnya itu adalah “iblis” atau “setan besar”. Disebut iblis, karena secara lahiriah, mereka itu cerdas dan terlihat beradab. Anda bisa belajar banyak ke negara mereka sampai S3. Tapi, jauh di bawah alam sadar mereka, itu terdapat unsur-unsur ego dan arogansi yang paling keji. Karena itulah, sampai saat ini masih suka membombardir, melakukan aneksasi dan menempatkan tentara-tentara mereka di negeri-negeri orang. Di negara-negara Arab, Afrika, Asia dan lainnya.

Semua bangsa imperialis, itu berilmu. Tapi angkuh dan jahat. Itulah wujud dari “iblis”. Musuh bersama kemanusiaan. Karena itulah dikatakan, iblis itu gaib (karakternya). Sekaligus nyata (ada wujud orang/negaranya). Hanya saja, dunia terkadang buta untuk mengenal mereka.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.

[Tim Suficademic-News].*****
___________________
FOLLOW US
:
SAID MUNIRUDDIN | The Suficademic
Web: 
saidmuniruddin.com
YouTube: youtube.com/c/SaidMuniruddin
TikTok:
 tiktok.com/@saidmuniruddin
IG: instagram.com/saidmuniruddin/
Facebook: facebook.com/saidmuniruddin/
Twittertwitter.com/saidmuniruddin
Join Grup WA: The Suficademic-1
Join Grup WA: The Suficademic-2

Next Post

HADIRI PEMBUKAAN LATSARPIM, REKTOR SUFICADEMIC HARAPKAN KADER MUDA PIDIE JADI LEADER BAGI DUNIA

Sat Oct 14 , 2023
BANDA […]

Kajian Lainnya