Category Archives: Poems

WHO ARE THE VIRUS?

image: “humans are virus”

WHO ARE THE VIRUS?
Oleh Said Muniruddin

Sampah kita buang sembarangan
Limbah kita aliri ke selokan-selokan
Asap kendaraan telah gelap jadi awan
Plastik tak terurai penuhi timbunan Read more…

DEDICATED TO MEDICAL VOLUNTEERS

KETIKA TUHAN MENGUSIRMU. Puisi ini didedikasikan untuk para tenaga medis yang telah berkorban dalam epidemi Corona. Serta mengajak kita semua untuk bahu-membahu agar sukses melewati ujian ini | SAID MUNIRUDDIN | Banda Aceh, 30 Maret 2020.

KURUN YANG BERAT

KURUN YANG BERAT
Oleh Said Muniruddin

Kurangi berada di luar kelambu. Hindari keramaian. Kalau publik sudah bervirus, segera menyepi. Suluk bang, suluk. Sampai ke alam Rabbani. Biar berada di atas awan. Tidak lagi kena hujan. Read more…

MUNAJAT QURANI

MUNAJAT QURANI
Refleksi pada Penutupan MTQ Aceh XXXIV 2019 di Pidie

Oleh: Said Muniruddin I Dewan Hakim MTQ Aceh XXXIV 2019

Ya Allah…
MTQ telah usai, bantulah kami agar Al-Quran melampaui perlombaan. Jadikan Al-Quran ”cahaya”, yang menerangi jalan kehidupan. Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat. Jalannya para nabi, auliya, syuhada was-shalihin. Read more…

BUKAN ISLAM

BUKAN ISLAM
Oleh Said Muniruddin

Kupinjam tasbih Budha,
untuk menyebut-nyebut Allah.
Kupinjam koko Konghucu,
untuk pergi shalat jamaah.
Kupinjam peci Yahudi,
untuk gelar haji yang bertuah.
Kupinjam sarung Hindu,
untuk nyantri tauhid fiqah.
Kupinjam jas Nasrani,
untuk hadiri khitbah nikah. Read more…

IZINKAN AKU MATI

image: saidmuniruddin.com

Izinkan Aku Mati
Oleh Said Muniruddin

Dunia ini mengajarimu keangkuhan//seolah-olah hidup tak punya tepian//Engkau terus lari dan kejar-kejaran//Sampai saatnya mati tak kau kenal Tuhan// Read more…

JALAN MALAM

image: Dayah Sufimuda, Nagan Raya – Aceh (14 Ramadan 1439/ 30 Mei 2018)

JALAN MALAM

Ingin kuasingkan jiwaku ke puncak Sinaimu wahai Musa// Ingin kutenggelamkan qalbuku dalam perut ikanmu wahai Yunus// Ingin kudiamkan lisanku dalam mihrabmu wahai Maryam// Ingin ku kurung diriku dalam Hirakmu wahai Muhammad// Read more…

ILAHI ANTA MAKSUDI

image: Remaja Pangkas, Peunayong Banda Aceh (Selasa, 29 Mei 2018/ 13 Ramadhan 1439)

ILAHI ANTA MAKSUDI

Ya Allah, telah kupangkas helai-helai keburukan yang menempel di lahiriah diri. Namun akar-akar ananiyah yang tertancap di batinku hanya kuasa-Mu yang bisa membuatnya mati. Read more…

AKU INGIN BERTEMU

image: freepik.com

Aku Ingin Bertemu
Oleh Said Muniruddin

Allah itu sudah ada sejak dulu, sangat dekat, bahkan lebih dekat dari urat lehermu. Dia nyata, bahkan ada dimana-mana. Kemanapun kau hadapkan wajah, dia ada disana. Namun pernahkah engkau bertemu? Atau engkau harus menunggu mati dulu untuk melihat yang maha hidup itu? Wahai kaum yang Tuhan hanya ada di ujung lidah, sesulit itukah untuk berjumpa Kekasih hatimu? Read more…