Category Archives: Articles

KEKUATAN KEYAKINAN

image: “splitting the red sea”

Kekuatan Keyakinan
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Tidak ada yang tidak bisa. Semua bisa kita lakukan. Itu namanya “keyakinan”. Pada hakikatnya, Tuhanlah yang bisa melakukan segalanya, bukan kita. Maka memiliki persepsi yang kuat, atau “yakin” bisa, merupakan bentuk leburnya kita dalam dimensi ketuhanan yang serba bisa. Read more…

CACAT BAWAAN SYARIAT

image: “sah dan diterima”

Cacat Bawaan Syariat
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Sejak lahir, syariat punya satu cacat bawaan yang tidak bisa diobati, kecuali dengan tarekat (makrifat). Cacatnya adalah, setelah mengatakan harus begini harus begitu, benarnya begini benarnya begitu, syariat tidak bisa memastikan apakah ibadah tersebut diterima atau tidak oleh Allah. Sehingga muncul bahasa, “Kita hanya berusaha, diterima atau tidak, itu urusan Allah”. Sangat spekulatif! Read more…

AKIBAT DARI ‘SEDIKIT’

image: “illa qalila”

Akibat dari ‘Sedikit’ (Illa Qalila)
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Sedikit saja pertanyaan riset tentang gejala-gejala empiris dalam masyarakat dan alam (yang notabenenya adalah juga “urusan Tuhan”) diajukan, Allah bisa membuat seseorang dengan ilmu yang sedikit itu jadi profesor. Bagaimana kalau seseorang bertanya tentang ruh lalu memperoleh ‘sedikit’ jawaban dari Allah, bisa jadi apa orang itu? Read more…

QUANTUM IKHLAS

image: freeislamiccalligraphy.com

Quantum Ikhlas
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Ikhlas secara lughawi (bahasa) artinya “murni” atau “tidak bercampur”. Tidak ada unsur selain Allah. Maknanya, kesadaran kita untuk berfikir dan bertindak berasal dari dimensi immaterial yang hakiki, bukan sekedar mengikuti mood kimiawi atomik atau feeling bawah sadar yang sering bercampur rasa was-was. Ikhlas yang sebenarnya hanya bisa dipahami oleh ahli muraqabah. Yaitu orang-orang yang sudah tau apa maunya Allah. Lalu dia memilih untuk murni berserah diri, tunduk patuh, atau semata-mata mengikuti keinginan Allah.

Read more…

ISLAM KARNAVAL

image: Serambi Indonesia (Jum’at, 30/8/2019)

Islam Karnaval
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Judulnya “Islam Karnaval”. Sudah hampir setahun seorang Guru sufi menugaskan kami untuk mengurainya. Tetapi entah kenapa, selalu tertunda. Ide-ide seperti susah mengalir. Padahal, sudah lebih dari 50 judul lain kami lahirkan dalam waktu selama ini. Ternyata, baru hari ini izin menulis “turun” dari langit, setelah membaca sebuah berita di harian Serambi Indonesia. Read more…

FISIKA QUANTUM MEMBENARKAN: DUNIA INI “FANA”

image: “materialitas” atom newtonian vs. “kefanaan” atom quantum (The Biology of Belief, 2015)

Fisika Quantum Membenarkan: Dunia ini “Fana”
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. “Fana”, selain diartikan sebagai “tidak kekal” “binasa”, dalam makna yang lebih berani malah dipahami sebagai “hampa”, “kosong”, “fatamorgana” atau bahkan “tidak berwujud”. Read more…

KALIGRAFI KONTEMPORER

image: TC MTQ Kab. Aceh Barat Daya (Agustus 2019).

Kaligrafi Kontemporer
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Setelah sebelumnya hanya sebatas eksibisi, lomba kaligrafi kontemporer akhirnya dihalalkan pada MTQN 2016 di NTB. Sejak saat itu, ayat-ayat yang sebelumnya dikenal “kaku” dan “suci” mulai berkembang ke arah penulisan yang lebih lues dan bahkan ‘angker’. Read more…

OBJEKTIFITAS SUFISME

image: Suluk, eksperimentasi “akademis-objektif” ala sufi (Dayah Sufimuda Aceh).

Objektifitas Sufisme
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Dalam dunia akademis, seorang peneliti diharuskan membatasi bahkan menghilangkan persepsi tentang objek yang sedang coba dipahami. Hanya dengan itu jawaban bisa diperoleh secara objektif. Sedikit frame teori boleh-boleh saja sebagai mukaddimah untuk masuk ke dalam sebuah fenomena yang “dzat” atau jawaban esensialnya belum diketahui secara pasti. Read more…

AHLI BEDAH JIWA

image: npr.com

Ahli Bedah Jiwa
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Manusia terdiri dari unsur material dan immaterial. Untuk dekat dengan Allah Yang Maha Suci, keduanya tentu harus dibersihkan, dibedah atau disucikan. Caranya? Read more…

MEMASTIKAN IBADAH KITA IKHLAS (DITERIMA ALLAH)

image: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus (QS. Al-Kausar: 1-3).

Memastikan Ibadah Kita Ikhlas (Diterima Allah)
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Kita harus ekstra hati-hati. Beribadah dengan dimensi fisik saja (tanpa kehadiran ruhani) tidak pernah membawa kita sampai kepada Yang Maha Gaib. Sebuah hadis menerangkan, ada orang yang rajin shalat. Tapi shalatnya dilipat-lipat oleh malaikat lalu dilemparkan kembali ke wajahnya. Persis seperti atasan yang memarahi kerja buruk bawahan. Secara fisik, gerak shalat dan bacaannya bagus. Namun ditolak. Karena ada dimensi batin yang tidak membuatnya terkoneksi dengan Allah. Ternyata, Allah tidak menerima semua dimensi material itu. Dia hanya mengapresiasi aspek taqwa (ketersambungan jiwa) dari semua persembahan lahiriah kita: Read more…

PENGHAMBAAN DIRI

image: “Latihan Dasar Pekerja Sosial Masyarakat”, Lhokseumawe (17 Juli 2019)

Penghambaan Diri
Oleh: Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Tujuan belajar merendah sejak awal adalah, supaya ketika besar nanti tidak ada lagi sifat sombong dalam diri kita. Itu esensi berorganisasi bagi mahasiswa. Read more…

TUHAN MITOS

image: “ancient myths” (ancient-origins.net)

Tuhan Mitos
Oleh: Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. “Tuhan yang didiskusikan, apapun konsepnya, adalah Tuhan mitos. Sebab, siapapun punya nalar untuk mengarang tentang Tuhan. Tuhan yang sesungguhnya adalah yang disaksikan.” Read more…

YANG SAKRAL DAN YANG PROFAN

image: “Nur Muhammad” (deviantart.com)

YANG SAKRAL DAN YANG PROFAN
Oleh Said Muniruddin | Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Dalam agama, seperti disampaikan filsuf Perancis Emile Durkheim (1858-1917 M), ada sesuatu yang bernilai “tinggi dan suci” (sacred/sakral/ukhrawi) dan ada hal-hal yang dianggap “rendah dan biasa” (profan/duniawi). Read more…

TITIK-TITIK KETUHANAN

image: Sabang, 10 Juli 2019

Titik-Titik Ketuhanan
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Dalam ilmu menulis Alquran, setiap huruf terbentuk dari rangkaian titik yang sempurna. Titik yang digunakan berbentuk cube, kubik atau kubus (Kakbah). Kakbah merupakan simbol ketuhanan. Dari proporsi titik-titik kubisme berdimensi ilahiyah inilah kalimah demi kalimah menjadi dzahir melalui jari jemari para penulis Alquran. Read more…

KHAWAS AL-KHAWAS: MEMBANGUN TOTALITAS DAYA “INGAT” KEPADA ALLAH

image: “dzikir”

KHAWAS AL-KHAWAS:
Membangun Totalitas Daya “Ingat” kepada Allah

Oleh: Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Tulisan ini mengupas dimensi “ingat” (dzikir), terutama dalam shalat dan puasa. Kekuatan inilah yang menentukan level manusia-manusia pilihan atau “khusus diatas khusus”-nya seseorang dalam beragama (khawasul khawas). Read more…

KESURUPAN

image: Surah al-Falaq 1-5

Kesurupan
Oleh: Said Idris Athari Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRAHIEM. Kebetulan dalam setahun ini saya banyak memperhatikan perilaku orang-orang kesurupan. Kalau seseorang sudah kesurupan, itu bukan lagi mereka. Ada dimensi lain yang mengontrol dan menggerakkannya. Tenaga, bahasa, gaya, tatapan, bahkan suaranya; semuanya sudah berbeda. Read more…

KAPAN SEMPURNANYA?

image: “mencari ridha dalam ketidaksempurnaan” (bersama Dr. Ridwan Nurdin, Dayah Sufimuda, 5 April 2019).

Kapan Sempurnanya?
Oleh Said Muniruddin

Sering kami mengajak orang-orang untuk mendalami tasawuf (tarekat). Kebanyakan berargumen: “Biar kami sempurnakan dulu tauhid dan syariat.” Read more…

“NUN”

image: nuriaart.com

“Nun”
Oleh Said Muniruddin

Pada artikel sebelumnya yang berjudul “Iqra’ (Dzikir)”, kami telah menjelaskan tentang teknik ketersambungan dengan sang Khalik melalui metodologi menyebut-nyebut atau membaca Namanya (iqra’). Sebagaimana pengalaman beliau di gua Hirak, menyebut-nyebut ismu Rabb dengan teknik tertentu telah memperjalankan Muhammad bin Abdullah (dan juga para sufi dari umatnya) ke alam yang lebih tinggi. “Bacalah dengan (menyebut) Nama Tuhanmu yang menciptakan” (Al-‘Alaq: 1). Read more…

IQRA’ (DZIKIR)

image: fotografia.islamoriente.com

Iqra’ (Dzikir)
Oleh Said Muniruddin

Pengertian Dzikir

Dzikir bermakna “mengingat”. Pekerjaan mengingat sifatnya sangat batiniah (ruhaniah). Pekerjaan mengingat, apalagi mengingat sebuah wujud yang tidak kasat mata, merupakan aspek dari mental/jiwa. Kita bisa mengingat seseorang yang pernah kita lihat, sebab ada memorinya. Namun mengingat Allah yang belum pernah kita saksikan tentu butuh metode berbeda. Read more…