Category Archives: Articles

YANG SAKRAL DAN YANG PROFAN

image: “Nur Muhammad” (deviantart.com)

YANG SAKRAL DAN YANG PROFAN
Oleh Said Muniruddin | Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Dalam agama, seperti disampaikan filsuf Perancis Emile Durkheim (1858-1917 M), ada sesuatu yang bernilai “tinggi dan suci” (sacred/sakral/ukhrawi) dan ada hal-hal yang dianggap “rendah dan biasa” (profan/duniawi). Read more…

TITIK-TITIK KETUHANAN

image: Sabang, 10 Juli 2019

Titik-Titik Ketuhanan
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

Dalam ilmu menulis Alquran, setiap huruf terbentuk dari rangkaian titik yang sempurna. Titik yang digunakan berbentuk cube, kubik atau kubus (Kakbah). Kakbah merupakan simbol ketuhanan. Dari proporsi titik-titik kubisme berdimensi ilahiyah inilah kalimah demi kalimah menjadi dzahir melalui jari jemari para penulis Alquran. Read more…

KHAWAS AL-KHAWAS: MEMBANGUN TOTALITAS DAYA “INGAT” KEPADA ALLAH

image: “dzikir”

KHAWAS AL-KHAWAS:
Membangun Totalitas Daya “Ingat” kepada Allah

Oleh: Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Tulisan ini mengupas dimensi “ingat” (dzikir), terutama dalam shalat dan puasa. Kekuatan inilah yang menentukan level manusia-manusia pilihan atau “khusus diatas khusus”-nya seseorang dalam beragama (khawasul khawas). Read more…

KESURUPAN

image: Surah al-Falaq 1-5

Kesurupan
Oleh: Said Idris Athari Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRAHIEM. Kebetulan dalam setahun ini saya banyak memperhatikan perilaku orang-orang kesurupan. Kalau seseorang sudah kesurupan, itu bukan lagi mereka. Ada dimensi lain yang mengontrol dan menggerakkannya. Tenaga, bahasa, gaya, tatapan, bahkan suaranya; semuanya sudah berbeda. Read more…

KAPAN SEMPURNANYA?

image: “mencari ridha dalam ketidaksempurnaan” (bersama Dr. Ridwan Nurdin, Dayah Sufimuda, 5 April 2019).

Kapan Sempurnanya?
Oleh Said Muniruddin

Sering kami mengajak orang-orang untuk mendalami tasawuf (tarekat). Kebanyakan berargumen: “Biar kami sempurnakan dulu tauhid dan syariat.” Read more…

“NUN”

image: nuriaart.com

“Nun”
Oleh Said Muniruddin

Pada artikel sebelumnya yang berjudul “Iqra’ (Dzikir)”, kami telah menjelaskan tentang teknik ketersambungan dengan sang Khalik melalui metodologi menyebut-nyebut atau membaca Namanya (iqra’). Sebagaimana pengalaman beliau di gua Hirak, menyebut-nyebut ismu Rabb dengan teknik tertentu telah memperjalankan Muhammad bin Abdullah (dan juga para sufi dari umatnya) ke alam yang lebih tinggi. “Bacalah dengan (menyebut) Nama Tuhanmu yang menciptakan” (Al-‘Alaq: 1). Read more…

IQRA’ (DZIKIR)

image: fotografia.islamoriente.com

Iqra’ (Dzikir)
Oleh Said Muniruddin

Pengertian Dzikir

Dzikir bermakna “mengingat”. Pekerjaan mengingat sifatnya sangat batiniah (ruhaniah). Pekerjaan mengingat, apalagi mengingat sebuah wujud yang tidak kasat mata, merupakan aspek dari mental/jiwa. Kita bisa mengingat seseorang yang pernah kita lihat, sebab ada memorinya. Namun mengingat Allah yang belum pernah kita saksikan tentu butuh metode berbeda. Read more…

“THE POWER OF AZAN”: MENGUNGKAP KESAKRALAN KALIMAT-KALIMAT AZAN

image: azan

“THE POWER OF AZAN”:
Mengungkap Kesakralan Kalimat-Kalimat Azan

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Pada tulisan berjudul “The Power of Shalat: Rahasia Ibadat Ahli Makrifat”, kami telah menjelaskan. Rahasia sukses ibadah, terutama shalat, adalah dengan cara memperoleh kekuatan langsung dari Allah (billah). Harus elemen Dia sendiri yang mengatarkan ruhani kita ke sisi-Nya. Sebab, unsur-unsur materialisme kita tidak mungkin sampai kehadirat Allah. Read more…

“THE POWER OF SHALAT”: RAHASIA IBADAT AHLI MAKRIFAT

image: cdn.pixabay.com

“THE POWER OF SHALAT”:
Rahasia Ibadat Ahli Makrifat

Oleh Said Muniruddin

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Sebagaimana diriwayatkan, semua kalimat azan yang berulang-ulang itu, kata Nabi SAW, dijawab sesuai panggilan. Ketika diseru Allahu Akbar, Asyhadu an-Lailaha illallah dan Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah (masing-masing 2 kali); direspon dengan kalimat yang sama. Read more…

VIBRASI GUA HIRAK

image: Selain diikuti oleh orang tua, suluk di Dayah Sufimuda Aceh juga diminati oleh ratusan pemuda dan remaja dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya memperoleh kekuatan jiwa, berbagai fenomena spiritual mereka alami selama beruzlah disana (“Selfie Setelah Suluk”, 7 Maret 2019).

Vibrasi Gua Hirak
Oleh: Said Muniruddin

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Awal peradaban manusia dapat dilacak dari rekam artistik mereka di dinding gua. Ruang yang gelap menjadi tempat favorit para aktor masa lalu dalam merintis masa depan. Seperti itu pula kehidupan kita, semua bermula dari kehangatan rahim seorang ibu. Dari ruang sempit itu seseorang tumbuh dan ditiupkan ruh oleh Tuhan. Read more…

UZLAH (MENGASINGKAN DIRI)

image: Jabal Nur di Mekkah (islamiclandmarks.com)

Uzlah (Mengasingkan Diri)
Oleh: Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Muhammad tidak diangkat menjadi rasul di Baitullah. Beliau justru mengalami ledakan spiritualitas di Gua Hirak. Meskipun ada situs Kakbah yang menjadi pusat ibadah ditengah kota Mekkah, namun di puncak Jabal Nur yang terasing itulah pemuda ini menyaksikan alam hakikah.

Read more…

“LEBAH-LEBAH” MULAI BERSARANG

image: “Sarang Lebah”

“Lebah-Lebah” Mulai Bersarang
Oleh: Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia” (QS. An-Nahl: 68). Read more…

KEKERAMATAN YANG DIMUSUHI

image: “Karamah Auliya” (Maret 2019)

Kekeramatan yang Dimusuhi
Oleh: Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM.

Siapa yang memusuhi Nabi Isa as? Apakah ia ditentang oleh orang-orang yang tidak ia kenal? Ataukah ia diserang oleh orang-orang kafir yang tidak beragama? Read more…

DEMOKRASI WUJUDIYAH

image: thefridaytimes.com

Demokrasi Wujudiyah
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM.

“Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”, itu prinsip kesatuan wujud yang paling sederhana. Walaupun secara partikular ada banyak wujud (actor) yang melakoni berbagai kejadian dalam sebuah kosmologi demokrasi, semua diakui sebagai gerak tunggal dari rakyat. Namun prinsip wujudiyah seperti ini bernilai materialisme. Sebab menisbahkan kekuatan iradah pada elemen materi kerakyatan semata. Read more…

MENGENAL 3 JENIS TASAWUF

image: FGulen.com

Mengenal 3 Jenis Tasawuf
Oleh Said Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. “Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak”, kata Nabi SAW. Misi irfan atau sufismenya kental sekali: penyempurnaan atau kekeramatan akhlak (makarimul akhlak). Sementara tauhid (akidah) dan syariat (fikih) hanya untuk membentuk dasar-dasarnya saja (dengan cara meyakinkan manusia untuk percaya kepada adanya Allah, lalu memaksa mereka melakukan berbagai ritual fisik untuk menyembah-Nya, walau Allah sendiri tidak pernah bisa dirasakan kehadiran-Nya). Tasawuflah yang mengantarkan itu semua pada bentuknya yang sempurna. Read more…

PESAN-PESAN SPIRITUAL PADA MILAD HMI

image: Gampong Gayo Coffee, Limpok, Banda Aceh (5 Februari 2019)

Pesan-Pesan Spiritual pada Milad HMI
Oleh Said Muniruddin | Presidium MW KAHMI Aceh (Penulis Buku Bintang ‘Arasy)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Merujuk pada angka kelahiran 5-2-1947 dan usia HMI yang ke 72, kami ingin menyampaikan tiga pesan: Read more…