KAMPUS ANAK TK

Kampus anak TK. Profesornya banyak,  pemikirannya kurang. Yang diurus titik koma skripsi mahasiswa. Lobang di jantung masyarakat dibiarkannya menganga.

Kampus anak TK, itu banjir scopus. Tapi kering kontribusi. Akademisinya kelebihan baca. Namun minim hati nurani. Kebanyakan zoom, kurang interaksi.

Kampus anak TK. Dosennya seperti saya, hidup di warung kopi. Masyarakatnya tewas di ladang-ladang padi. Doktor-doktornya terus mengajar, mahasiswanya semakin kurang ajar.

Kampus anak TK. Profesornya hanya rusuh saat menghitung remunerasi. Namun diam seribu bahasa saat angka kemiskinan meninggi. Pengabdian pun hanya tebal dilaporan. Yang penting amprahan.

Kampus anak TK. Intelektualnya banyak bicara, tapi tak ada suara. Ahli powerpoint. Poinnya memang banyak, powernya tak ada. Setiap hari terus berteori. Seolah semua masalah selesai di ruang seminar, dalam jurnal bereputasi.

Kampus anak TK. Inovasinya kurang, skil wirausaha tak ada. IPK lulusan 4 koma. Tapi jadi pengangguran semua.

Kampus anak TK. Kampus yang belum selesai dengan dirinya sendiri. Dengan perutnya. Dengan pangkatnya. Dengan jabatannya.

Kampus anak TK. Bukan kampus gua. Kampus lu kali ya?
___________________
saidmuniruddin.com
09 November 2021