MUKJIZAT TERBESAR ADALAH PERJUMPAAN DENGAN TUHAN

image: “the miracle of quran”

Mukjizat Terbesar adalah Perjumpaan dengan Tuhan
Oleh Said Idris Athari Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Allah itu wujud mistik. Begitu mistiknya, sehingga orang-orang pesimis bisa berjumpa dengan-Nya saat masih hidup. Begitu putus asanya, sampai-sampai berharap mati dulu baru bisa berjumpa. Itupun tidak segera berjumpa. Tapi suatu hari nanti, masih sangat jauh dan lama. Di akhirat sana. Padahal Allah Maha Hidup. Ada dimana-mana. Sejak awal sampai akhir. Kok harus mati dulu baru ketemu.

Berjumpa Allah sejak di dunia adalah sesuatu yang paling impossible dalam persepsi banyak orang. Oleh sebab itulah, Alquran disebut buku “mukjizat” (sesuatu yang somehow di luar nalar). Sebab, isinya membantah keyakinan awam. Tidak hanya bercerita tentang Tuhan. Alquran justru mengisahkan banyak manusia yang mengalami kontak, berbicara dan berjumpa dengan Tuhan. Sebutlah mereka “nabi”, “wali”, “orang-orang shaleh”, atau apapun juga. Dari perjumpaan itulah mereka mewarisi kekeramatan nilai (akhlak) dari Allah.

Dari membaca Alquran kita bisa tau, siapapun yang menguasai teknologi spiritual, pasti bertemu Allah. Ketika bertemu, itulah mukjizat. Kita tidak tau, mukjizat apa lagi yang lebih besar yang ditawarkan Islam selain bisa berjumpa Allah, dalam keadaan hidup-hidup. Tak perlu menunggu mati. Telat. Oleh karena itu, kita perlu mengkaji kembali, amalan apa yang dijanjikan Alquran yang jika dikerjakan dapat membuat kita berjumpa Tuhan?

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا
“.. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh..” (QS. Al-Kahfi: 110).

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****
___________________
powered by PEMUDA SUFI:
Bahagia, Kaya dan Terpelajar.