UMMAT ISLAM HARUS MAMPU BERPOLITIK

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Koordinator Majelis Nasional KAHMI, Profesor Moh Mahfud MD mengatakan, ada yang membuat kesan politik adalah sesesuatu yang buruk dan perlu dihindari. Karena para nabi tidak pernah ditugaskan untuk berpolitik. Kemudian Belanda memfaatkan persepsi itu untuk kepentingan penjajahan, sehingga bangsa Indonesia tidak dibolehkan belajar politik.
Hal itu dikatakan Mahfud MD dalam Rakorwil MW-KAHMI Aceh dan Launching Buku Bintang ‘Arasy (Tafsir Filosofis- Gnostik Tujuan HMI) di Gedung Sultan Selim Banda Aceh, Selasa (18/3/2014). Padahal, kata Mahfud MD, ummat Islam harus berpolitik dan tidak haram. Tidak mungkin manjadi pemimpin bila tidak belajar politik.

“Sejak kecil, ummat Islam sudah berpolitik, untuk memajukan agamanya,” ujar Mahfud MD.

Masyarakat Indonesia, katanya, sangat pluralis (beragam) sehingga perlu belajar politik untuk menjaga kesatuan dan persatuan ummat Islam. Ia tidak menolak konsep “Islam Yes, Partai Islam No” namun lebih mendukung pada konsep “Islam Yes, Partai Islam Yes”, karena ummat Islam harus berpolitik.

Dalam sambutannya, Rektor Unsyiah Profesor Samsul Rizal mengatakan, Al-Quran bukan hanya menjadi hafalan, tetapi untuk diamalkan dan implementasikan. Mahasiswa harus banyak menulis, seperti Stephen Hawking yang terus belajar, pakar Teori Quantum yang tetap menulis meskipun di atas kursi roda.  Namun jangan sombong seperti Kapal Titanic yang pecah karena kesombongannya.

Ia mengajak semua dosen Unsyiah, untuk menulis karya ilmiah. Unsyiah kini menempati urutanj ke-3 di luar Pulau Jawa sebagai penulis karya ilmiah, tahun depan Unsyiah akan berusaha untuk mengalahkan Universitas Hasanuddin Sulawesi Selatan.

Dalam testimoninya, Safir Iskandar Wijaya mengatakan, kuatir dengan istilah tasawuf dalam buku Bintang ‘Arasy disalah artikan oleh pembaca.  Ia juga mengapresiasi dengan buku ini karena banyak  berisi tarekat Nahsyahbandiyah. Namun ada beberapa bagian kata yang perlu dihapuskan karena kuatir disalahartikan oleh pembaca buku tersebut.

Sumber: http://aceh.tribunnews.com/2014/03/18/ummat-islam-harus-mampu-berpolitik