BELAJAR DARI KALAH DAN MENANG

image: saidmuniruddin.com

image: saidmuniruddin.com

Belajar Dari Kalah dan Menang
Oleh Said Muniruddin

Bepada yang kalah dan yang menang, teruslah belajar.

Bagi yang menang, belajarlah menggunakan bahasa-bahasa simpatik yang tidak mencerminkan kesombongan, keangkuhan, dan kesinisan. Belajarlah mengapresiasi lawan. Katakan kepada lawanmu yang kalah secara sungguh-sungguh dan penuh simpatik: “Saya mengagumi perjuanganmu. Sesungguhnya kamu lebih pantas untuk menang.”

Bagi yang kalah juga demikian. Belajarlah untuk memberikan selamat secara terbuka dan lapang dada, dan katakan kepada mereka: “Saya melihat engkau telah berjuang secara luar biasa. Kamu memang sudah seharusnya menang.”

Belajarlah menjadi petinju kelas berat seperti yang sering kalian saksikan di Las Vegas. Setelah saling gebuk habis-habisan, muka merah, dan bibir pecah-pecah; lalu mereka saling merangkul sambil memuji-muji lawan. Jangan lagi jadi pemain bola “lam lampöh u”. Setelah pertandingan usai masih saling ejek ditepi lapangan.

Karena dari tindakan-tindakan terpuji seperti inilah kita semua memenangkan nilai-nilai, memenangkan akhlak diatas nafsu kekuasaan. Karena sesungguhnya arena ini masih arena perkaderan, arena untuk melatih karakter terbaik dalam situasi tersulit.

Selamat dan sukses atas telah terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda) ke XII BADKO HMI ACEH, 22-24 Juli 2016 di gedung BPKB Lubuk, Aceh Besar. *****

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s