MENEMBUS PINTU LANGIT

Menembus Pintu Langit
Oleh Said Idris Athari Muniruddin I Rector I The Zawiyah for Spiritual Leadership

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM. Fundamental agama adalah komunikasi dengan yang Maha Gaib. Berislam harus diawali dengan kemampuan membangun teknologi spiritual yang dapat mengkoneksikan kita dengan yang gaib. Itu namanya ushuluddin, pokok dari agama. Bukan sekedar percaya kepada Tuhan, tapi terhubung, mampu “bercakap-cakap” dengan-Nya (QS. An-Nisa: 164).

Bentuk makrifat seperti inilah yang kita temukan dalam sirah dan perilaku para nabi. Dan itu terdokumentasi dihampir semua lembaran kitab suci. Ayat-ayat Quran adalah bukti bahwa mereka saban waktu berinteraksi dengan alam gaib, alam asal (azali), alam laduni. Lalu melalui ketersambungan dengan Allah itulah mereka berhak mengurus dunia. Tanpa kompetensi seperti itu, anda dapat disebut “sesat” (ngawur). Sebab, mengelola alam semesta yang notabene milik Tuhan harus melalui interaksi dengan Tuhan.

Pertanyaannya; dimana sekolah, universitas atau pesantren yang hari ini mampu mendidik kita untuk menembus “pintu langit”, bertemu dengan Allah? Siapa gurunya?

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****
___________________
powered by PEMUDA SUFI:
Bahagia, Kaya dan Terpelajar.